Thursday, January 12, 2012

Protokol pada beberapa sistem operasi

Protokol pada Machintosh


Apple Talk merupakan protokol suite yang dikembangkan oleh Apple.inc untuk komputer jaringan. model jaringan dari apple talk mengikuti OSI layer. berikut model jaringannya:

OSI ModelCorresponding AppleTalk layers
ApplicationApple Filing Protocol (AFP)
PresentationApple Filing Protocol (AFP)
SessionZone Information Protocol (ZIP)
AppleTalk Session Protocol (ASP)
AppleTalk Data Stream Protocol (ADSP)
TransportAppleTalk Transaction Protocol (ATP)
AppleTalk Echo Protocol (AEP)
Name Binding Protocol (NBP)
Routing Table Maintenance Protocol (RTMP)
NetworkDatagram Delivery Protocol (DDP)
Data linkEtherTalk Link Access Protocol (ELAP)
LocalTalk Link Access Protocol (LLAP)
TokenTalk Link Access Protocol (TLAP)
Fiber Distributed Data Interface (FDDI)
PhysicalLocalTalk driver
Ethernet driver
Token Ring driver
FDDI driver
(wikipedia.org)

berikut beberapa penjelasan perangkat protokol di apple talk antara :

* AppleTalk Data Stream Protocol (ADSP) Bertugas sebagai pemantau aliran data, pengawasan data antara dua komputer berada di protokol ini.

* AplleTalk File Protocol (AFP) Berfungsi untuk menangani file, yah seperti read-only atau hidden itulah protokol ini ditugaskan.

* AppleTalk Session Protocol (ASP) protokol yang memeriksa pesan-pesan dalam bentuk bagian-bagian ini bertugas untuk mengecek apakah sudah lengkap dan validkah sebuah pesan tersebut dari bagian-bagian pesan yang ada.

* AppleTalk Transaction Protocol (ATP) mengecek keakuratan pesan yang dikirim ke jaringan.

* Echo Protocol (EP) protokol pemberi pesan bahwa pesan telah tersampaikan ini juga bertugas untuk memberitahukan bahwa pesan dikirim secara lengkap, pemberitahuan informasi yang telat, dan mengecek lalu lintas agar pesan dapat dikrim secara maksimum.

* Name Binding Protocol (NBP) Penerjemah node pada jaringan yang didefinisi user ke dalam sebuah alamat.

* Page Description Language (PDL) Himpunan fungsi yang digunakan oleh printer untuk mengontrol pemformatan teks pada kertas.

* Routing Table Maintenance Protocol (RTMP) Memantau lokasi node pada jaringan dan memelihara data base hubungan antara node-node tersebut. Apabila satu node mengalami kegagalan, RTMP dapat menetapkan rute alternatif.

* Zone Information Protocol (ZIP) Menganalisis konfigurasi jaringan dan himpunan alamat device ke dalam kelompok, atau zone guna menghasilkan akses yang efisien.

nah kira-kira cukup sudah pengenalan untuk protokol apple talk ini.


Protokol Pada Novell Netware


IPX/SPX adalah singkatan dari Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange. IPX dan SPX adalah protokol jaringan yang digunakan terutama pada jaringan menggunakan Novell NetWare Sistem Operasi IPX dan SPX diturunkan dari Xerox Network Services 'IDP dan SPP protokol, masing-masing. IPX adalah lapisan jaringan protokol (lapisan 3 dari OSI Model) sedangkan SPX adalah lapisan transport protokol (lapisan 4 dari OSI Model). SPX lapisan yang duduk di atas layer IPX dan menyediakan layanan yang berorientasi koneksi antara dua node di dalam jaringan. SPX digunakan terutama oleh klien/server aplikasi. IPX dan SPX keduanya menyediakan layanan koneksi yang serupa dengan TCP/IP protokol IPX memiliki kemiripan dengan IP dan protocol SPX memiliki kemiripan dengan TCP.

Novell sebagian besar bertanggung jawab atas penggunaan IPX sebagai protokol jaringan komputer yang populer karena dominasi mereka dalam perangkat lunak sistem operasi jaringan pasar (dengan Novell Netware) dari akhir 1980-an hingga pertengahan 1990-an.

IPX Menangani :

* Jaringan logis diberikan sebuah 32-bit heksadesimal alamat dalam kisaran 0x1 - 0xFFFFFFFE.
* Host memiliki 48-bit alamat node yang secara default diatur ke kartu interface jaringan alamat MAC. Alamat node ditambahkan ke alamat jaringan untuk membuat pengenal unik untuk host di jaringan.
* Nomor jaringan saat ini 00:00:00:00 berarti jaringan.
* Alamat broadcast adalah FF: FF: FF: FF.

Kemiripan dengan IP

Alamat jaringan IPX secara konseptual identik dengan jaringan bagian dari alamat IP (bagian-bagian dengan netmask bit-bit 1), alamat simpul lalu mempunyai arti yang sama sebagai potongan-potongan alamat IP dengan netmask bit-bit 0. Sebagai alamat node biasanya identik dengan alamat MAC dari adapter jaringan yang address resolution protocol tidak diperlukan.

Untuk routing entri-entri dalam IPX tabel routing mirip dengan tabel routing IP, routing dilakukan oleh alamat jaringan dan untuk setiap alamat jaringan-jaringan node dari router berikutnya ditentukan dengan cara yang sama alamat IP/netmask ditetapkan dalam tabel routing IP.

IPX melalui Ethernet

IPX dapat ditularkan over Ethernet menggunakan salah satu dari 4 jenis enkapsulasi berikut:
1. 802,3 (raw) digunakan dalam sistem warisan dan melibatkan data IPX dimulai segera setelah header frame 802,3. Paket dimulai dengan Ethernet Alamat Tujuan (6 byte), Sumber Ethernet Address (6 byte), Frame Panjang (2 byte) yang diikuti oleh data IPX. Terakhir selalu dimulai dengan dua 0xFF byte (Checksum lapangan), dan ini dapat digunakan untuk membedakan jenis ini IPX enkapsulasi dari dua jenis.

2. 802,2 (Novell) terdiri dari 802,3 frame header (tujuan, sumber, panjang) diikuti oleh header LLC (3 byte - 0xE0, 0xE0, 0x03) diikuti oleh data IPX. 0xE0 bidang header LLC berdiri untuk 'Novell' protokol.

3. 802,2 (SNAP) terdiri dari 802,3 frame header, header LLC (3 byte - 0xAA, 0xAA, 0x03), SNAP header (5 bytes - 0x00, 0x00, 0x00, 0x81, 0x37) dan data IPX0xAA bidang header LLC berdiri untuk 'SNAP' protocol. Tiga byte pertama dari SNAP header yang OUI diikuti oleh 2 byte IPX Ether Type.

4. Ethernet II terdiri dari header frame Ethernet II (Tujuan, Sumber, EtherType) diikuti oleh data IPX.
(wikipedia.org dengan beberapa perubahan)

nah kira-kira cukup sudah pengenalan untuk protokol IPX ini.


Protokol pada Sun Microsystem (SunOS)


pada tahun 1980-an Sun Microsystem.inc mengembangkan NFS (network file system). NFS adalah sebuah kumpulan protokol yang digunakan untuk mengakses beberapa sistem berkas melalui jaringan. NFS didesain untuk mengizinkan pengeksporan sistem berkas terhadap jaringan yang heterogen (yang terdiri dari sistem-sistem operasi yang berbeda dan platform yang juga berbeda). Teknologi NFS ini dilisensikan kepada lebih dari 200 vendor komputer dan jaringan, dan telah dibuat implementasinya pada banyak platform dan sistem operasi, termasuk di antaranya adalah UNIX, GNU/Linux, Microsoft Windows, dan lingkungan mainframe.
NFS dapat mengizinkan klien-klien untuk menemukan dan mengakses berkas yang disimpan di dalam server jaringan jarak jauh. Memang, desain awal spesifikasi NFS dikhususkan untuk penggunaan dalam jaringan lokal (LAN) dan tidak dioptimalkan untuk penggunaan dalam WAN. Tapi, versi NFS 3 yang digunakan saat ini dapat digunakan dalam jaringan WAN, sebaik ketika ia bekerja di dalam LAN. Fitur-fitur yang dimiliki oleh NFS versi 3 adalah sebagai berikut:
  • Mendukung ukuran berkas hingga satuan Terabyte, dengan menggunakan indikator ukuran berkas hingga 64-bit (pada versi sebelumnya, hanya mengimplementasikan indikator ukuran berkas hingga 32-bit saja, sehingga total ukuran berkas maksimum adalah 4 gigabyte).
  • Ukuran maksimum paket data yang didukung adalah 64 Kilobyte (pada versi sebelumnya, hanya mencapai 8 KB untuk tiap paketnya, sehingga lebih lama dalam melakukan transfer data dari satu host ke host lainnya yang menjalankan NFS).
  • Dapat memilih apakah hendak menggunakan protokol lapisan transport UDP atau TCP (pada versi sebelumnya, NFS hanya menggunakan protokol lapisan transport UDP sehingga kurang bagus diimplementasikan dalam jaringan WAN)
  • Server dapat melakukan penge-cache-an terhadap request yang dilakukan oleh klien.
NFS menggunakan arsitektur protokol jaringan berlapis (layered protocol) yang dibuat berdasarkan model referensi jaringan OSI, seperti yang ditunjukkan dalam tabel berikut.
Lapisan OSIProtokol NFS
Physical LayerApa saja (yang digunakan secara umum adalah Ethernet)
Data-link LayerApa saja (yang digunakan secara umum adalah Ethernet)
Network LayerInternet Protocol (IP)
Transport LayerUser Datagram Protocol (UDP) atau Transmission Control Protocol (TCP)
Session LayerRemote Procedure Call (RPC) Protocol
Presentation LayerExternal Data Representation (XDR) Protocol
Application LayerNetwork File System (NFS) dan Network Information System (NIS)


Protokol Pada Microsoft Windows

Pada windows dikenal menggunakan protokol TCP/IP, apa itu?

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

TCP/IP protocol suite terdiri dari 4 layers: Applikasi, Transport, Internetwork, dan network interface. Layer tersebut dapat dilihat sebagai hirarki seperti di bawah ini :
Layer Applikasi adalah sebuah aplikasi yang mengirimkan data ke transport layer. Misalnya FTP, email programs dan web browsers.
Layer Transport bertanggung jawab untuk komunikasi antara aplikasi. Layer ini mengatur aluran informasi dan mungkin menyediakan pemeriksaan error. Data dibagi kedalam beberapa paket yang dikirim ke internet layer dengan sebuah header. Header mengandung alamat tujuan, alamat sumber dan checksum. Checksum diperiksa oleh mesin penerima untuk melihat apakah paket tersebut ada yang hilang pada rute.
Layer Internetwork bertanggung jawab untuk komunikasi antara mesin. Layer ini meg-engcapsul paket dari transport layer ke dalam IP datagrams dan menggunakan algoritma routing untuk menentukan kemana datagaram harus dikirim. Masuknya datagram diproses dan diperiksa kesahannya sebelum melewatinya pada Transport layer.
Layer networks interface adalah level yang paling bawah dari susunan TCP/IP. Layer ini adalah device driver yang memungkinkan datagaram IP dikirim ke atau dari pisikal network. Jaringan dapaat berupa sebuah kabel, Ethernet, frame relay, Token ring, ISDN, ATM jaringan, radio, satelit atau alat lain yang dapat mentransfer data dari sistem ke sistem. Layer network interface adalah abstraksi yang memudahkan komunikasi antara multitude arsitektur network.

Berikut ini adalah layanan tradisional yang dapat berjalan di atas protokol TCP/IP berdasarkan informasi dari wikipedia :
  • Pengiriman berkas (file transfer). File Transfer Protocol (FTP) memungkinkan pengguna komputer yang satu untuk dapat mengirim ataupun menerima berkas ke sebuah host di dalam jaringan. Metode otentikasi yang digunakannya adalah penggunaan nama pengguna (user name) dan password'', meskipun banyak juga FTP yang dapat diakses secara anonim (anonymous), alias tidak berpassword. (Keterangan lebih lanjut mengenai FTP dapat dilihat pada RFC 959.)
  • Remote login. Network terminal Protocol (telnet) memungkinkan pengguna komputer dapat melakukan log in ke dalam suatu komputer di dalam suatu jaringan secara jarak jauh. Jadi hal ini berarti bahwa pengguna menggunakan komputernya sebagai perpanjangan tangan dari komputer jaringan tersebut. (Keterangan lebih lanjut mengenai Telnet dapat dilihat pada RFC 854 dan RFC 855.)
  • Computer mail. Digunakan untuk menerapkan sistem surat elektronik. (Keterangan lebih lanjut mengenai e-mail dapat dilihat pada RFC 821 RFC 822.)
  • Network File System (NFS). Pelayanan akses berkas-berkas yang dapat diakses dari jarak jauh yang memungkinkan klien-klien untuk mengakses berkas pada komputer jaringan, seolah-olah berkas tersebut disimpan secara lokal. (Keterangan lebih lanjut mengenai NFS dapat dilihat RFC 1001 dan RFC 1002.)
  • Remote execution. Memungkinkan pengguna komputer untuk menjalankan suatu program tertentu di dalam komputer yang berbeda. Biasanya berguna jika pengguna menggunakan komputer yang terbatas, sedangkan ia memerlukan sumber yg banyak dalam suatu sistem komputer. Ada beberapa jenis remote execution, ada yang berupa perintah-perintah dasar saja, yaitu yang dapat dijalankan dalam system komputer yang sama dan ada pula yg menggunakan sistem Remote Procedure Call (RPC), yang memungkinkan program untuk memanggil subrutin yang akan dijalankan di sistem komputer yg berbeda. (sebagai contoh dalam Berkeley UNIX ada perintah rsh dan rexec.)
  • Name server yang berguna sebagai penyimpanan basis data nama host yang digunakan pada Internet (Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada RFC 822 dan RFC 823 yang menjelaskan mengenai penggunaan protokol name server yang bertujuan untuk menentukan nama host di Internet.)

Protokol Pada Symbian OS


Info dari website resmi symbian:
Symbian OS adalah sistem operasi 32 bit, dengan konsep little endian dan berjalan pada beberapa tipe arsitektur mikroprosessor ARM. Symbian proses bekerja dengan prinsip preemptive multitasking. Dukungan terhadap device-device terintegrasi dalam kernel sebagai kernel extension yang ditulis dalam DLL (dynamic linking library) yang terpisah. Kernel berjalan dalam mode privileged dan memberikan servis ke aplikasi yang berjalan dalam mode unprivileged lewat user library. Symbian OS juga memberikan kumpulan-kumpulan library seperti networking (TCP/IP, PPP, FTP)
Network Stacks Symbian OS
Protokol TCP/IP untuk dapat melakukan koneksi lewet internet yang digunakan oleh aplikasi seperti email dan web.

Protokol Pada IBM PC-DOS

Protokol yang dikembangkan oleh IBM yaitu Netbios.

Netbios adalah Basic Input/Output System. IBM Corporation mengembangkannya dalam upaya menyediakan sarana standar dalam menggunakan sistem operasi yang mendasari komputer guna mengakses layanan jaringan. NetBIOS dapat digunakan oleh sistem jaringan IBM-kompatibel sembarang. Karena sistem yang berbeda memiliki cara khusus dapat memanfaatkan fasilitas sistem operasi yang mendasarinya, maka implementasi individu NetBIOS cenderung memiliki perbedaan sehingga satu dengan yang lainnya tidak kompatibel. Dengan perkataan lain, apabila anda menggunakan NetBIOS dan mengganti sistem operasi jaringan anda, maka kemungkinan anda juga menggunakan NetBIOS versi baru.
Namun NetBIOS masih memiliki keunggulan dengan menyembunyikan dari hadapan pengguna segala aspek yang samar dan khusus dari komunikasi jaringan atau sistem operasi. Sebaliknya, pengguna dapat mengamati sejumlah fungsi jaringan yang lebih dapat dipahami.
Perangkat lunak jaringan dapat mengakses fungsi NetBIOS dengan memberi instruksi kepada sistem operasi untuk menjalankan funsi jaringan tertentu. Perangkat lunak melaksanakan hal ini dengan mengirim penggalan kecil data yang dinamakan blok kontrol jaringan (NCB). NCB dikirim ke sistem operasi, yang diprogram untuk memahaminya dan memberi respon berupa layanan jaringan yang sesuai, misalnya mengirim pesan kekomputer lain.

Kenapa banyak OS yang mendukung TCP/IP?

Semua sistem operasi yang modern menawarkan dukungan TCP/IP dan kebanyakan jaringan yang besar mengandalkan pada TCP/IP untuk sebagian besar lalu lintas jaringannya. TCP/IP juga merupakan standar protocol untuk Internet. Selain itu, banyak utiliti konektivitas standar yang tersedia untuk mengakses dan mentransfer data di antara sistem-sistem yang tidak serupa.
Beberapa utiliti standar tersebut, misalnya File Transfer Protocol (FTP) dan Telnet, disertakan di dalam Windows Server 2003. Jaringan-jaringan TCP/IP dapat dipadukan secara mudah dengan Internet. Karena popularitasnya, TCP/IP dikembangkan secara sempurna dan menawarkan banyak utiliti yang mampu meningkatkan penggunaan, unjuk kerja (performance), dan keamanan. Jaringanjaringan yang didasarkan pada protocol transport lainnya, seperti ATM atau AppleTalk, dapat berinterface dengan jaringan TCP/IP melalui suatu device yang dikenal sebagai gateway.

2 comments:

Ahmad Fikri said...

tak simak e agan yaqin!

bachun@foplokisme.blogspot.com said...

buzzz............... apik gan.........

Post a Comment